5 Periode Clean Sheet Paling Lama dalam Sejarah Premier League

Premier League adalah pertandingan yang sangat bersaing di dunia. Tidak gampang buat seorang penjaga gawang terus meniti karier bersaing di pertandingan paling atas Inggris itu.

Permainan cepat yang tersaji di Premier League membuat seringkali mendatangkan laga dengan beberapa gol. Karena itu hampir jarang-jarang team yang dapat mencatat banyak jumlah tidak kecolongan di Premier League.

Tetapi, ada banyak penjaga gawang yang bela team elite Premier League sempat melakukan. Dalam satu musim, gawang yang dikawal mereka dapat terlepas dari kecolongan lebih dari pada lima laga.

Di Premier League, jumlah itu adalah perolehan yang mengagumkan. Mengingat ketatnya kompetisi antartim serta kualitas permainan yang tidak begitu jomplang.

Performa bagus beberapa penjaga gawang di bawah garis gawang berefek langsung pada perolehan club. Seringkali, penjaga gawang yang mencatat periode clean sheet terlama di Premier League menolong teamnya mendapatkan gelar di akhir musim.

Bola.com kumpulkan beberapa penjaga gawang-kiper kuat di Premier League. Di bawah ini ialah jejeran penjaga gawang yang dapat jaga kesucian gawangnya dalam periode panjang dalam riwayat Premier League versus Squawka.

5. Paul Jones (Southampton)

Paul Jones sukses mencatat rekor clean sheets di Premier League saat bela Southampton pada 2000-2001. Saat itu, penjaga gawang asal Wales sukses jaga kesucian gawangnya dalam tujuh laga.

Gawang Southampton kawalan Paul Jones tidak kecolongan mulai 13 Januari 2001 sampai 17 Maret 2001. Gawang Paul Jones pada akhirnya kecolongan pada 2 April 2001.

Tidak main-main, saat itu Paul Jones kecolongan 3x. Ialah Marcus Stewart yang cetak 3 gol untuk Ipwich Town.

Tetapi, di akhir musim Southampton tidak berhasil finish di papan atas klassemen. The Saints finish di rangking ke-10 dengan perolehan 52 point.

4. Alexander Manninger + David Seaman (Arsenal)

Arsenal sempat mencatat clean sheet terpanjang pada Premier League 1997-1998. Perolehan itu dicatatkan Alexander Manninger serta David Seaman.

Sekitar delapan laga Arsenal dapat meluncur tanpa ada kecolongan. Perolehan itu dilaksanakan Alexander Manninger sekitar enam pertandingan serta David Seaman dua pertandingan.

Arsenal tidak kecolongan semenjak 31 Januari 1998 sampai 31 Maret 1998. Performa bagus ke-2 penjaga gawang itu dapat menolong Arsenal memenangkan Premier League.

Di akhir musim, Arsenal finish di pucuk dengan koleksi 78 point. Club bimbingan Arsene Wenger unggul satu angka dari Manchester United di akhir musim Premier League 1997-1998.

3. Pepe Reina (Liverpool)

Pepe Reina mencatat performa bagus yaitu dengan delapan pertandingan tidak kecolongan. Perolehan itu dicapai penjaga gawang asal Spanyol saat jaga jala Liverpool pada Premier League 2005-2006.

Pepe Reina dapat jaga kesucian gawangnya semenjak 29 Oktober 2005 sampai 31 Desember 2005. Gawang Pepe Reina pada akhirnya kecolongan pada 2 Januari 2006 oleh ganda pemain Bolton Wanderers yaitu Radhi Jaidi serta El-Hadji Diouf.

Di akhir musim, Liverpool cuma dapat finish di tempat ke-3. Saat itu, The Reds mengumpulkan 82 point atau beda sembilan angka dari Chelsea yang menjadi juara.

2. Petr Cech (Chelsea)

Petr Cech jadi penjaga gawang ke-2 yang dapat mencatat clean sheet terlama di Premier League. Penjaga gawang asal Ceska itu melakukan pada musim 2004-2005 bersama-sama Chelsea.

Saat itu, Petr Cech sukses tidak kecolongan dalam 10 pertandingan Premier League. Perolehan itu dilaksanakan Cech semenjak 27 November 2004 sampai 12 Febuari 2005.

Kesucian gawang Cech pada akhirnya berhenti pada 5 Maret 2005. Saat itu, gawang Cech dijebol oleh striker Norwich City, Leon McKenzie lewat tandukan kepala.

Meskipun begitu, Chelsea di akhir musim sukses mendapatkan gelar Premier League 2004-2005. Gelar itu jadi yang pertama dicapai The Blues semenjak 1994-1995 alias 50 tahun.

1. Edwin van der Sar

Edwin van der Sar jadi penjaga gawang yang sangat lama menjaga clean sheet di Premier League. Perolehan itu dicapai Van der Sar bersama-sama Manchester United pada Premier League 2008-2009.

Saat itu, Edwin van Der Sar dapat jaga kesucian gawangnya dalam 14 laga. Perolehan itu dilaksanakan penjaga gawang asal Belanda mulai 11 Oktober 2008 sampai 18 Februari 2009.

Gawang Edwin van Der Sar pada akhirnya kecolongan pada 4 Maret 2009. Saat itu, striker Newcastle United, Peter Lovenkrands, menjebol gawang Van der Sar di menit ke-9.

Performa bagus Van der Sar berefek langsung pada Manchester United. Di akhir musim, Setan Merah sukses keluar untuk juara Premier League dengan jumlah 90 point.

Sumber: Squawka

Published by

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *