Ciro Immobile Kembali Tancap Gas Lazio Tolak Tunduk pada Juventus

Ciro Immobile Kembali Tancap Gas Lazio Tolak Tunduk pada Juventus – Kekalahan Lazio dari Atalanta (2-3) beberapa hari lalu (25/6/20), bukan saja mengakhiri tren kemenangan Lazio musim ini, tetapi ini melebarkan poin dari Juventus. Beda 4 poin. Musim masih panjang. Masih ada 12 pertandingan yang perlu dilakonkan. Kali ini, Lazio tidak mau terantuk lagi. Tertinggal dari Fiorentina di menit ke-25, Lazio tidak mau kehilangan poin dalam laga sulit ini. Ciro Immobile menjadi inspirasi kemenangan tim.

Ciro Immobile Kembali Tancap Gas Lazio Tolak Tunduk pada Juventus

Ciro Immobile Kembali Tancap Gas Lazio Tolak Tunduk pada Juventus

Pemain berusia 30 tahun ini berhasil mencetak gol dari titik pinalti (menit 67). Gol itu pun menyamai skor (1-1) yang dicetak oleh Frank Ribery pada menit 25. Lazio mengunci kemenangan dan mendapatkan 3 poin penuh setelah Luis Alberto mencetak gol pada menit-menit akhir (menit 83) pertandingan. Kemenangan atas Fiorentina (2-1) cukup membuat posisi Juventus di puncak klasemen kembali terusik. Beda 4 poin belumlah menjadi jaminan kenyamanan bagi si Nyonya Tua dalam menampuk klasemen sementara.

Selain ini, laga ini menjadi peringatan bagi Lazio sendiri. Meraih Scudetto membutuhkan upaya keras. Tidak boleh lengah sebagaimana mereka tunduk di tangan Atalanta pada matchday ke-27 (25/6/20).

Kemenangan kontra Fiorentina ini menandakan jika Lazio tidak mau begitu saja tunduk pada Juventus pada musim ini. Dengan itu pula, Lazio perlu mengembalikan spirit yang pernah hidup sebelum jeda karena pandemi korona. Konsistensi tim Biru Langit ini harus kembali ditunjukkan agar peluang meraih titel Serie A tetap hidup.

Kalau Lazio terus konsisten, boleh jadi nasib pemuncak klasemen akan ditentukan pada 20 Juli mendatang. Pada saat itu, Juventus akan bertemu Lazio.Pertemuan ini bukan sekadar momen untuk mendapatkan raihan poin, tetapi laga ini akan bisa berasa final yang bisa mempengaruhi jalan jawara Liga Italia musim ini.

Peran Sentral Ciro Immobile di Lazio

Ciro Immobile menjadi leading man Lazio pada musim ini. Sebagai tukang gedor tim biru muda ini, Immobile menjadi sosok yang berhasil mengangkat performa Lazio. Sejauh ini, dia sudah mencetak 27 gol. Dia hanya membutuhkan 9 gol untuk bisa menyamai rekor pencetak gol Serie A kepunyaan Gonzalo Higuain saat masih berseragam Napoli. Rekor ini bisa dipecahkan mengingat Lazio masih mempunyai 12 laga untuk dilakonkan. Raihan gol Immobile menjadi lengkap jika itu dibarengi dengan raihan Scudetto musim ini.

Ciro Immobile pernah bermain di pelbagai klub di daratan Eropa. Sebelum hadir di Lazio pada tahun 2016, Immobile pernah berseragam Juventus, Dortmund dan Sevilla. Namun, penampilannya di tim-tim itu tidak terlalu mengkilap setelah berseragam klub ibukota, Lazio.

Tidak tanggung-tanggung, di musim pertama bergabung Lazio, Immobile langsung tancap gas. 23 gol lahir dari kakinya. Musim berikutnya, Immobile terus menunjukkan tajinya sebagai striker berbahaya di Serie A. 29 gol menjadi pencapaiannya. Saat ini, dia sementara menunjukkan tajinya untuk mengejar rekor yang masih dipegang oleh Higuain. Tidak hanya itu, dia juga berpeluang menjadi top skorer serie A dan Liga Eropa.

Namun, penampilan Immobile di timnas Itali tidak sementereng di Lazio. Ini pula yang menjadi bahan kritik kepada Immobile. Pasalnya lebih dari dua tahun, 2017-2019, Immobile tidak sekalipun mencetak gol bagi timnas Italia. Bahkan saat Italia gagal pergi ke Piala Dunia 2018, Immobile menjadi model dari sebuah majalah atas kegagalan Italia tersebut (ESPN.com 26/6/20).

Keberhasilan Immobile pada musim ini tidak lepas dari peran tim itu sendiri. Salah satunya, peran Luis Alberto. Luis Alberto menjadi salah satu penyumbang assist kepada Immobile. Menyikapi peran sentral Luis Alberto, Immobile pernah menulis di salah satu aplikasinya bahwa Luis Alberto mengetahui dirinya melebihi istrinya.

Immobile menjadi salah satu inspirasi penampilan Lazio pada musim ini. Berbareng dengan performa gemilangnya itu, Lazio juga sementara berada pada jalur yang tepat untuk mengakhiri masa penantian selama 20 tahun tanpa gelar seria A. Karena ini, Lazio terlihat berpeluang menjadi kontender serius bagi Juventus. Juventus tidak boleh lengah. Lengah berarti memberi ruang terbuka bagi Lazio untuk terus menempel.

Persoalannya, Lazio tidak ditopangi banyak talenta seperti yang dimiliki oleh Maurizio Sarri di Juventus. Juventus mempunyai banyak alternatif yang bisa mengubah permainan tim. Sementara Lazio sendiri berharap agar pemain seperti Ciro Immobile tidak didera cedera. Ya, Simeone Inzaghi mengandalkan semangat para pemain untuk bisa bersaing dengan kekutatan Juventus. Semangat itu terbukti. Immobile terus tancap gas merobek gawang lawan, dan Lazio tidak tolak tunduk pada Juventus untuk terbang sendirian di puncak Seria A.

Published by

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *