Jadi Tumbal Kemenangan PSG Konfirmasi Kylian Mbappe Cedera Parah

Jadi Tumbal Kemenangan PSG Konfirmasi Kylian Mbappe Cedera Parah – Kami tidak ingin menang hanya karena kesialan orang lain,” ujar pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini. Kalimat tersebut diucapkan Gasperini menanggapi cederanya Kylian Mbappe. Seperti diketahui Atalanta akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain di babak 8 besar Liga Champions musim ini pada 12 Agustus mendatang. PSG keluar sebagai juara Piala Perancis 2019/20 setelah dalam laga final menang tipis 1-0 atas Saint-Etienne di Stadion Stade de France.

Jadi Tumbal Kemenangan PSG Konfirmasi Kylian Mbappe Cedera Parah

Jadi Tumbal Kemenangan PSG Konfirmasi Kylian Mbappe Cedera Parah

Akan tetapi ada kejadian brutal dalam laga ini. Kylian Mbappe ditekel horor oleh Loic Perrin di menit ke 30. Akibat kejadian itu, Perrin dihadiahi kartu kuning oleh wasit. Sadis, kaki Perrin menghantam kaki kanan Mbappe sehingga kaki Mbappe sampai-sampai tertekuk. Mbappe terlihat meringis kesakitan usai pelanggaran itu dan pemain berusia 21 tahun itu juga menangis. Mbappe menangis karena dua hal.

Pertama karena memang menahan kesakitan yang tak terperikan dan yang kedua Mbappe juga menyadari karena cedera parahnya itu bakal menyebabkan dia tidak dapat mengikuti dua laga penting di depan, yaitu final Piala Liga Perancis minggu depan melawan Olympic Lyon. Dan yang lebih krusial dari itu, apakah dia mampu bermain di ajang paling bergengsi, Liga Champions bulan depan.

Semula hanya berbuah kartu kuning bagi penekel Mbappe, tetapi setelah berkonsultasi dengan VAR akhirnya wasit memberikan kartu merah kepada Perrin. Dicederainya Mbappe memicu emosi teman-temannya. Akibatnya terjadi perkelahian dan saling dorong antara kedua kubu. Dua pemain dihadiahi kartu kuning, Mitchell Becker dan Leandro Paredes. Kartu merah diberikan kepada pemain cadangan Marco Verratti yang melakukan protes berlebihan.

Mendominasi laga hingga sekitar 60 persen, gol satu-satunya yang tercipta di laga itu tercipta di menit ke 14 lewat pemain asal Brasil, Neymar Junior. Mbappe berperan penting dalam proses terjadinya gol ini. Kiper Saint-Etienne mampu menepis tembakan keras Mbappe. Si kulit bundar menjadi mental. Bola muntah langsung disambar si tengil Neymar. Tidak bisa melanjutkan pertandingan, Mbappe harus menepi di menit ke 33. Tempatnya digantikan Pablo Sarabia.

Tak pelak pelatih PSG, Thomas Tuchel, mengecam kerja wasit Amaury Delerue, yang semula cuma memberikan kartu kuning kepada Perrin. Pelatih asal Jerman itu menilai pengadil terlalu lembek dalam mengambil keputusannya. Saya harap dia (Mbappe) bisa pulih secepatnya, dia pemain penting kami,” kata Tuchel. Berkat peran Mbappe, klub kaya raya Paris tersebut sejauh ini memang menjadi raja di Perancis. Selain Coupe de France yang baru saja digaet, PSG juga juara Ligue 1 2019/20 dan Piala Super Perancis 2019.

Parahnya Mbappe membuat ketar-ketir Tuchel yang mana kontribusi Mbappe sangat diharapkan bahkan untuk menjadi raja di Eropa, Liga Champions. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, skor 1-0 tetap bertahan menjadi milik PSG. Dengan demikian Les Parisiens mencatatkan namanya meraih 13 kali Coupe de France. Catatan itu adalah rekor yang belum pernah dilampaui oleh tim Perancis manapun. Juara Piala Perancis 2019/20 yang meminta tumbal Mbappe. Entah berapa lama mantan pemain AS Monaco itu akan pulih kembali.

Cederanya Mbappe sangat serius, dia terlihat menggunakan kruk penyangga kaki usai laga berakhir. Nampaknya Mbappe belum bisa main di sisa tahun 2020 ini. Itu artinya dia akan melewatkan 8 besar Liga Champions di Lisbon, Portugal kontra Atalanta. Begitulah dapat dipahami mengapa rekan-rekan Mbappe tersulut emosinya setelah Perrin mencederai Mbappe. Menjalani laga hingga mencapai perempatfinal Liga Champions musim ini, Mbappe sangat produktif. Dia sudah mencetak 5 gol dan 5 assist. Secara keseluruhan, Mbappe sudah mencatat 19 gol dalam kiprahnya di Liga Champions. Di Liga Champions musim lalu, dia mencatat 4 gol dan 5 assist.

Sedangkan di musim sebelumnya lagi (2017/18) Mbappe mencetak 4 gol dan 3 assist. Menjadi total 19 gol, jika ditambah ketika dia bermain untuk AS Monaco (6 gol). Berbeda dengan laga-laga Eropa lainnya, Perancis melakukan terobosan. Laga tadi boleh disaksikan penonton, tapi jumlahnya dibatasi. 5.000 penonton hadir dari kapasitas 80.000 di stadion. Namun masih dengan protokol kesehatan yaitu memakai masker dan menjaga jarak. Selain 5.000 penonton, laga juga disaksikan oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Published by

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *